rajapress

Amalan Mustajab di Lailatul Qadar ala Santri Pesantren Al Masoem

18 Mar 2025  |  235x | Ditulis oleh : Admin
pesantren modern di bandung

Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, terdapat malam istimewa yang sangat dinantikan oleh umat Islam, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini diyakini sebagai malam diturunkannya Al-Qur'an dan memiliki keutamaan yang luar biasa dibandingkan dengan seribu bulan. Di Pesantren Al Masoem, salah satu pesantren modern di Bandung, para santri memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan ibadah dan mengoptimalkan amalan mereka. 

Pesantren Al Masoem Bandung dikenal dengan pendekatan pendidikan yang kombinatif, menggabungkan pendidikan agama dan umum. Dalam konteks Lailatul Qadar, program yang disusun oleh pengelola pesantren membantu santri untuk memahami pentingnya malam-malam terakhir Ramadan, serta menyiapkan diri dengan amalan-amalan yang mustajab. Di pondok pesantren ini, para santri dibimbing untuk melaksanakan ibadah malam, memanjatkan doa, dan membaca Al-Qur'an dengan khusyuk.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat Lailatul Qadar adalah melakukan shalat malam atau qiyamullail. Di Pesantren Al Masoem yang merupakan boarding school di Bandung, shalat tarawih dan tahajud dilaksanakan secara berjamaah dalam suasana yang khidmat. Para santri berupaya untuk memperpanjang rakaat dan memperdalam kualitas ibadahnya dengan menghayati setiap bacaan dan zikir. Ini adalah kesempatan terbaik bagi mereka untuk bersatu dalam ibadah, yang tentunya akan menyentuh hati dan mendekatkan mereka kepada Allah.

Ibadah lain yang sering digalakkan di malam Lailatul Qadar adalah membaca Al-Qur'an. Pesantren Al Masoem Bandung menyediakan waktu khusus bagi santri untuk mengkhatamkan Al-Qur'an, bahkan ada program spesial untuk membaca 30 juz dalam bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya menjadikan mereka terbiasa membaca Al-Qur'an, namun juga mengajak mereka merenungkan makna yang terkandung di dalam kitab suci tersebut.

Doa adalah salah satu bentuk hubungan santri dengan Allah yang sangat mustajab di malam Lailatul Qadar. Di Pesantren Al Masoem, diajarkan doa-doa yang terdapat dalam Al-Qur'an dan hadis, seperti doa yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah ra. “Allahumma innaka 'afuwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku). Santri diajak untuk memperbanyak doa ini di malam istimewa ini sebagai sebuah harapan untuk memperoleh ampunan dan keberkahan dari Allah.

Selain itu, amal ibadah sosial juga menjadi bagian dari kegiatan di pesantren modern di Bandung ini. Santri diarahkan untuk membagikan makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan. Aktivitas ini tidak hanya bermanfaat bagi pelaksana tetapi juga menjadi ladang pahala yang besar, terutama di Lailatul Qadar. Kegiatan berbagi ini bisa menjadi salah satu bentuk keberkahan dalam bulan suci ini.

Di pesantren yang berfokus pada pengembangan akhlak dan ilmu ini, para ustaz juga menekankan pentingnya menjaga hati dan menjaga perilaku selama Ramadan. Santri diajarkan untuk memurnikan niat dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat merusak ibadah, agar setiap amalan yang dilakukan di Lailatul Qadar dapat diterima dan diberikan ganjaran yang maksimal.

Dengan berbagai amalan yang terstruktur dan bimbingan dari pengasuh, Lailatul Qadar di Pesantren Al Masoem menjadi saat yang sangat dinanti dan dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Keberadaan pesantren modern di Bandung ini menghadirkan suasana belajar yang harmonis, penuh cinta kepada Allah dan semangat dalam beribadah, menjadikan santri siap mendapatkan keutamaan malam yang lebih baik dari seribu bulan ini.

Berita Terkait
Baca Juga: