Hore, Pemerintah Perbolehkan Masjid Dibuka

KARIMUN– Melihat kondisi persebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun yang terus membaik, Pemerintah Kabupaten Karimun berencana akan kembali mengizinkan operasional masjid. Khususnya, untuk kegiatan sholat lima waktu termasuk juga sholat Jumat.

”Alhamdulillah, dengan kerja keras dan kerja sama dari semua petugas gabungan dari berbagai instansi dan termasuk dukungan masyarakat dalam mencegah persebaran Covid-19 di daerah ini berhasil kita cegah. Dengan keadaan yang daerah kita yang semakin membaik, tentunya kita akan melakukan perubahan aturan terhadap beberapa kegiatan yang sempat dilarang,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (27/5).

Salah satu perubahan aturan itu, katanya, kita akan rapat hari ini (kemarin, red) untuk tempat ibadah, seperti masjid, surau, mushola, gereja, vihara dan tempat ibadah lainnya sudah bisa dibuka seperti biasa untuk melakukan aktivitas ibadah.

“Namun, yang perlu diingat bahwa meski sudah diperbolehkan untuk beribadah, namun tetap harus mengikuti prosedur kesehatan yang masih berlaku saat ini. Yakni, masyarakar yang yang mengikuti ibadah tetap harus menggunakan masker ketika berada ditempat ibadah. Selain itu, selalu cuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah beribadah ditempat cuci tangan yang disediakan. Kemudian, tetap menghindari bersalam salaman. Sehingga, kita tetap dapat terhindar dari Covid-19,” papar Rafiq.

Dilanjutkan Rafiq, untuk tempat ibadah masjid mulai Jumat (29/5) sudah diperbolehkan untuk melaksanakan sholat Jumat berjamaah. Kepada pengelola atau pengurus masjid dihimbau untuk mengingatkan kepada masyarakat yang akan sholat harus menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri. Bila perlu buat spanduk.

”Apa yang kita lakukan sebagai bentuk untuk persiapan new normal atau kehidupan normal baru berdampingan dengan Covid-19 yang belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Selain itu, untuk aturan lain yang akab kita revisi terkait dengan perekonomian masyarakat. Seperti restoran dan kedai kopi akan kembali dibuka seperti biasa mulai bulan depan. Namun, tetap harus tetap disesuaikan dengan prosedur kesehatan,” jelasnya. (Ady)

Related posts

Leave a Comment