Seminggu Lagi Pulau Kundur Terancam Kekeringan

KARIMUN, BILIKberita.com- Krisis air di Pulau Kundur terus terjadi. Di prediksi seminggu lagi suplai air bersih dari PDAM Tirta Karimun terhenti ke pelanggan. Ancaman krisis air bersih pun bakal dirasakan pelanggan PDAM.

Kekeringan air bersih terjadi di Pulau Kundur, Sejak Mei 2019, dimana kondisi dua Waduk air bersih PDAM Tirta Karimun di Tanjungbatu Kundur terus mengalami penurunan debit air hingga Januari 2020 ini. Bahkan debit air di Waduk tada hujan ini semakin kritis.

Semakin menyusutnya volume air bersih di waduk PDAM di Kundur ini terjadi di dua waduk yang dikelolah PDAM yakni waduk Tempan dan waduk di daerah Sawang yang sekitar setahun lebih dioperasikan dan dimamfaatkan sebagai sumber air bersih.

Direktur PDAM Tirta Karimun, Indra Santo yang dikonfirmasi menyampaikan Senin (26/1/2020) menyampaikan kondisi waduk memang semakin kritis.

“Semakin menyusutnya debit air di dua waduk yang dikelolah PDAM Tirta Karimun di Pulau Kundur terkait faktor alam yang hingga kini belum turun hujan,” ujar Indra Santo.

Menurut Indra Santo himbauan terkait semakin minimnya debit air bersih yang di kelolah PDAM Tirta Karimun terus dilakukan. Bahkan suplai air sempat dilakukan secara bergiliran.

“Dari dua waduk yang ada di pulau Kundur saat ini terus mengalami penurunanz bahkan di prediksi hanya mampu bertahan satu Minggu ke depan. Artinya dalam seminggu lagi suplai air bersih di Pulau Kundur akan benar-benar putus total ke pelanggan,” tambah Indra Santo.

Namun lanjut nya kondisi itu terjadi apabila dalam seminggu ini hujan tak juga turun di Pulau Kundur. Dimana diketahui dua waduk yang menjadi andalan PT Tirta Karimun di Pulau Kundur merupakan waduk tada hujan.(Ady)

Related posts

Leave a Comment