Program Kotaku di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Diresmikan

Bilikberita.com, KARIMUN – Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia. Dikabupaten Karimun, Kepuluan Riau tercatat 4 lokasi ditetapkan sebagai Lokasi Kawasan Permukiman Kumuh.

Penetapan Lokasi Kawasan Permukiman Kumuh tersebut seperti yang tertuang dalam Keputusan Bupati Karimun nomor 188B tahun 2014. Dimana menyatakan empat lokasi diantaranya, Baran Barat, Baran Timur, Sei Lakam Barat, dan Sei Lakam Timur.
Program Kotaku di Kabupaten Karimun sudah berlangsung sejak 2017 lalu. Anggaran yang bersumber dari APBN ini pun menciptakan daerah pemukiman masyarakat menjadi bersih dan lebih baik dilihat dari infrastruktur pemukiman masyarakat tersebut.

Di Kabupaten Karimun, Jumat (28/12/2019) kemarin Bupati Karimun, H Aunur Rafiq secara resmi membuka Program Kotaku tahun 2019 di Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Propinsi Kepri. Pengerjaan Program Kotaku ini dirasakan masayarakat di 7 Rukun Tangga (RT) dikelurahan Baran Barat tersebut. Pembangunan yang dilakukan meliputi Drainase dan jalan beton. Anggaran yang tersita mencapai Rp1 Milyar.

Panitia pelaksana Rosnani seperti yang dilaporkannya dalam sambutanya di depan BUpati Karimun, dimana anggaran yang dikucurkan dari APBN untuk perbaikan saranan dan prasarana umum alam program Kotaku ini senilai Rp1 Milyar.

“Anggaran tahun 2019 ini Rp1 Milyar bersumber dari APBN,” ujarnya.

Dijelasnya dari dana APBN Rp 1 milyar tersebut, dilakukan pembangunan di 17 titik. Diantaranya pembangunan jalan beton 13 titik dan drainase 4 titik. Dimana ditotalkan sebanyak 1.2 km untuk jalan beton yang terbentang di kelurahan baran barat yang sudah selesai dibangun sementara untuk drainase sepanjang total 500 meter.

Program Kotaku ini diselesaikan selama 3 bulan serta dilakukan secara Swakelolah. Untuk tahun 2019 ini Pengerjaan Program Kotaku yang menyentuh warga Baran Barat ini tersebar di di tujuh lokasi yakni Rt3/rw6, RT3/RW5, RT3/RW7, RT2/RW7, RT5/RW6, RT4/RW6 dan RT1/RW6.

Bupati Karimun, H Aunur Rafiq dalam peresmian Kotaku tersebut menyatakan bahwa program ini merupakan program yang menyentuh langsung masyarakat.

“Program ini sangat menyentuh masyarakat secara langsung, pembangunan drainase. Sainatsi, jalan yang langsung dapat dirasakan masyarakat,” ucap Rafiq.

Rafiq pun berharap dengan adanya program Kotaku ini dapat mampu menjadikan pemukiman masyarakat tetap bertahan tak lagi menyandang prediket kota kumuh.(ady)

Related posts

Leave a Comment