Pria Ini Berhasil Bawa Kabur 5 Hp Dari Konter Vivo Tanpa Merusak TKP

CURAT- Sat Reskrim Polres Karimun saat menggelar jumpa pers pencurian dengan pemberatan (Curat), Rabu (18/12/2019).(BILIKberita/Ady)

Bilikberita.com, KARIMUN – Jajaran Sat Reskrim Polres Karimun berhasil mengamankan pelaku pencurian dan pemberatan (Curat)  pada Senin (16/12/2019) sekitar pukul 18.00 wib kemarin. Pria yang diketahui berinisial JI (23) ini diamankan saat sedang bekerja di PT Saipem Indonesia Karimun Branch, desa Pangke Kecamatan Meral. Pelaku bekerja di salah satu Perusahaan Subcon di perusahaan asal Itali tersebut.

Aksi yang dilakukan pelaku terjadi pada Senin (11/11/2019) sekira jam 20.00 wib lalu di Kantor VIVO yang menjual Handphone di Jalan Raja Oesman No. 67 Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

“Pelaku diamankan dari hasil penyelidikan dan hasilnya mengarah ke pelaku atas inisial JF tersebut. Pelaku kita amankan saat bekerja di PT Saipem, di Desa Pangke, Kecamatan Meral. Pelaku merupakan karyawan salah satu  perusahaan Subcon di PT Saipem,” Ujar KBO Sat Reskrim Polres Karimun, Iptu Silaban, Rabu (18/12/2019) kemarin.

Dijelaskannya dari penangkapan pelaku, polisi berhasil menyita 1 (Satu) unit Handphone merek VIVO Y 15 4/64 GB warna hitam dengan No Imei : 867 175
049 348 659, 1 (Satu) unit Handphone merelk VIVO Y 15 4/64 GB warna merah dengan No Imei : 867 175
048 961 256, 1 (Satu) unit Handphone merek VIVO S1 4/128 GB warna Cosmic Green dengan No Imei:
BoH 725 045 976 217, I (Satu) unit Handphone merek VIVO S1 4/128 GB warna Cosmic Green dengan No Imei
868 725 045 979 252, I(satu) buah tas Rangsel, dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha MX yang tidak mempunyai plat nomor kendaraan warna hitam-ungu beserta BKPB dan STNKBnya.

Dalam melakukan aksinya Pelaku masuk kedalam Toko melalui pintu belakang lantai 1 yang pada saat itu dalam keadaan tidak terkunci, selanjutnya ia naik kelantai 2 dan membuka pintu ofice dengan menggunakan anak kunci palsu, setelah berada didalam office lantai 2 pelaku membuka lemari handphone kembali dengan menggunakan anak kunci palsu yang sudah dipersiapkan.

Pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan anak kunci palsu yang dimilikinya. Ia berhasil membuka lemari dan pintu office kantor yang menjual Handphone tersebut,” ujanya.
Ia behasil  masuk ke toko Handphone tersebut tanpa merusak pintu atau pun lokasi ditempat kejadian, Kemudian pelaku mengambil 5 (lima) unit Handphone merk VIVVO beserta kotaknya dari lemari tersebut.

Usai mengambil barang – barang tersebut pelaku langsung keluar dari dalam toko melalui pintu yang dibuka tersebut.

Sementara pelaku yang di mintai keterangan sore itu tak banyak bicara. Ia hanya menunduk saat dimintai keterangannya.

Atas perbuatanya pelaku di jerat pasal 36 3 KUH Pidana dengan ancaman hukum maksimal 5 tahun penjara.(Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *