Mau Investasi di Karimun? 70 Persen Pekerjanya Harus Lokal

BILIKberita, KARIMUN- Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menegaskan dalam Launching Meral Integrated Maritime Industry di Sei Raya, Kecamatan Meral, Kamis (12/12/2019) seluruh perusahaan swasta yang ingin berinvestasi di Karimun harus mengutamakan pekerja lokal, persentasenya pun harus 70 persen. Jika tak mampu berkomitmen terkait ini, Rafiq menegaskan sebaiknya perusahan tak usah berinvestasi di daerah ini.
“Utamakan merekrut pekerja lokal, kalau tidak sanggup tak usahlah beroperasi di Karimun,” ucap Rafiq disambut tepuk tangan sejumlah tamu undangan yang hadir.
Hal ini tegas di lontarkan Rafiq seiring permasalahan perekrutan pekerja lokal sering kali menjadi permasalahan di Karimun. Memicu konflik yang berkepanjangan dan jelas akan berdampak pada kondisi yang tak kondusif.
“70 persen harus pekerja lokal, kalau terbalik jadi 30 persen pekerja lokal, mending tak usahlah,” ucapnya lagi.
Ia pun menyatakan masyarakat membutuhkan pekerjaan, untuk itu perusahaan diminta komit dalam permasalahan ini.
Terkait kembali beroperasinya PT CCC, Rafiq juga menegaskan trimakasih kepada Mr Li, dan selamat kembali untuk melakukan aktifitas di Karimun setelah beberapa tahun terkendala. Melihat selama ini PT CCC yang keberadaanya di Tiongkok dan merupakan BUMN dari negeri itu, Serta melihat total investasinya di Indonesia dan termasuk di Singapura, perusahaan ini sudah tidak di ragukan lagi.
“Tentunya perusahaan ini bukan perusahaan yang ‘diragukan”. Harapan semoga investasi yang sudah dimulai beberapa tahu lalu akibat habisnya masa izin dan saat ini sudah di perpanjang dapat diteruskan,” timpalnya.(sal)

Related posts

Leave a Comment